Detail Berita
Relawan Generasi Cerdas Season 2 (REGEN C S-2) Resmi Hadir di SD IT Annida Sokaraja, Dukung Pendampingan Inklusi Anak
Sokaraja – Jumat (26/9/2025), SD IT Annida Sokaraja menjadi salah satu sekolah yang dipilih untuk kegiatan sosial edukatif. Kegiatan relawan Generasi Cerdas Season 2 atau yang biasa disingkat REGEN C S-2 ini merupakan kegiatan yang dinaungi Yayasan Senyum Anak Nusantara (SAN) dan Dinas Pendidikan, serta telah resmi memulai program pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusi di tahun 2025 ini.
Bertempat di aula lantai 3, kegiatan pembukaan berlangsung penuh khidmat dan hangat. Pihak sekolah menyambut kedatangan relawan dengan penuh apresiasi. Pada kesempatan kali ini Kepala Sekolah berhalangan hadir kemudian diwakili oleh Ustadz Nailurrobikh, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran para relawan di sekolah ini merupakan sebuah anugerah yang berharga, sekaligus ladang amal ibadah.
“Selamat datang di SD IT Annida Sokaraja. Apa yang kalian lakukan di sini, khususnya dalam mendampingi anak-anak, adalah ibadah. Lakukan dengan hati yang senang, berikan kesan mendalam yang akan membekas, dan jadikan pengalaman ini bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga mempererat tali silaturahmi. Semoga sekolah ini menjadi wadah bagi kalian untuk berproses menuju pintu gerbang kesuksesan,” ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Inklusi SD IT Annida, Ustadzah Rully Widiarini, S.KM., menegaskan pentingnya sinergi antara relawan dengan para guru pendamping dalam menciptakan suasana belajar yang inklusif dan menyenangkan.
Kak Rizqi Agus Kurniawan selaku Perwakilan Relawan Generasi Cerdas Season 2 (REGEN C S-2) Purwokerto juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat pihak sekolah. Mereka menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang berlangsung selama sembilan kali pertemuan, setiap hari Jumat sejak 22 September hingga 21 November 2025.
“Kami menyadari, sebagian besar relawan baru pertama kali terjun langsung di sekolah inklusi. Karena itu, kami sangat berharap adanya kerja sama dan bimbingan dari para guru pendamping. Harapan kami, kegiatan ini dapat berjalan lancar hingga akhir pertemuan, serta memberikan manfaat nyata bagi anak-anak maupun para relawan sendiri,” ungkap perwakilan relawan.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran akademis, tetapi juga wahana menumbuhkan empati, kepedulian sosial, dan pengalaman berharga yang akan terus melekat sepanjang perjalanan hidup para relawan.