Detail Berita
Relawan Generasi Cerdas S-2 Ajak Ananda Inklusi Belajar Kebersihan dengan Cara Seru dan Eksperimen Menarik
Sokaraja, 17 Oktober 2025 – Suasana ceria dan penuh tawa kembali terdengar dari Aula Lantai 3 SD IT Annida Sokaraja saat kegiatan Pertemuan ke-3 Relawan Generasi Cerdas Season 2 (Regen C S-2) digelar. Kegiatan rutin ini diikuti oleh Ananda Inklusi SD IT Annida Sokaraja bersama para relawan muda yang penuh semangat.
Pertemuan kali ini mengusung tema besar “Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan”, di mana setiap aktivitas dikemas secara menyenangkan dan interaktif.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Koordinator Inklusi, Ustadzah Rully Widiarini, S.KM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan penuh makna:
“Kebersihan bukan hanya tentang mencuci tangan atau menyapu lantai, tapi tentang bagaimana kita menjaga diri, lingkungan, dan hati kita agar tetap bersih. Melalui kegiatan seperti ini, ananda belajar bahwa menjaga kebersihan bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan penuh makna,” tutur beliau dengan senyum ramah dengan penuh memotivasi.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking menyanyi bersama sambil menggerakkan tubuh dan tangan mengikuti irama musik. Aktivitas ini membuat suasana semakin hangat dan ananda lebih siap menerima pembelajaran.
✨Kegiatan Kelompok 1: Eksperimen Seru dan Belajar dari Alam
Ananda dalam kelompok 1 diajak melakukan eksperimen sederhana namun sarat makna. Menggunakan air dalam baskom, lada sebagai simbol kotoran, dan stik beroles sabun, mereka mengamati bagaimana sabun bisa “mengusir” kotoran dari air. Eksperimen ini menggambarkan pentingnya mencuci tangan dengan sabun agar kuman dan kotoran benar-benar hilang.
Setelah itu, ananda berkreasi menempel sisa-sisa daun di atas gambar tanaman atau pepohonan yang diberi kode angka. Mereka belajar berhitung sambil berkreasi—menempel daun sebanyak angka yang tertera (4, 5, atau 6)—melatih ketelitian, kreativitas, dan motorik halus.
🌿Kegiatan Kelompok 2: Kreatif, Aktif, dan Ramah Lingkungan
Sementara itu, kelompok 2 tidak kalah seru. Mereka melakukan senam kebersihan mengikuti musik dan instruksi dari para relawan, sembari belajar mengenal macam-macam sampah—organik, nonorganik, dan B3—beserta contoh-contohnya.
Tak berhenti di situ, ananda juga berkreasi membuat miniatur sapu dari kertas origami, simbol pentingnya menjaga kebersihan sekitar. Miniatur sapu tersebut digunakan untuk membersihkan sisa potongan kertas, menjadikan pembelajaran semakin bermakna.
Di sesi terakhir, ananda memanfaatkan bunga dan daun bekas untuk membuat kolase berbentuk kepala manusia berambut. Aktivitas ini tidak hanya melatih keterampilan seni, tetapi juga menanamkan nilai daur ulang dan kepedulian terhadap lingkungan.
💬 Kesan dan Penutup
Kegiatan berlangsung penuh keceriaan dari awal hingga akhir. Para relawan Regen C S-2 menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendampingi ananda inklusi dengan penuh kesabaran, kehangatan, dan kreativitas.
Ustadzah Rully menutup kegiatan dengan pesan inspiratif:
“Semoga kegiatan hari ini menjadi pengingat bahwa setiap tangan kecil yang belajar kebersihan hari ini akan tumbuh menjadi pribadi besar yang mencintai kebersihan dan mencintai bumi.”
Dengan penuh semangat, kegiatan diakhiri dengan tepuk tangan meriah dan senyum puas dari seluruh peserta. Pertemuan kali ini membuktikan bahwa belajar kebersihan tidak harus membosankan—justru bisa jadi petualangan seru yang mendidik dan berkesan.