Detail Berita
Kreativitas Tanpa Batas, Cinta Tanpa Sekat — Pertemuan ke-5 Relawan Generasi Cerdas Season 2 Bersama Ananda Inklusi SD IT Annida Sokaraja
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Koordinator Inklusi SD IT Annida Sokaraja, Ustadzah Rully Widiarini, S.KM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program pendampingan, tetapi juga ruang bagi setiap anak untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian mengekspresikan diri melalui kreativitas.
“Setiap pertemuan bersama anak-anak inklusi adalah kesempatan untuk belajar tentang cinta, kesabaran, dan makna keberagaman. Hari ini kita akan berkreasi bersama—bukan untuk menjadi sempurna, tapi untuk saling melengkapi. Karena setiap karya yang lahir dari hati, adalah karya terbaik,” tutur Ustadzah Rully dengan penuh semangat dan kelembutan.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking yang seru dan menyenangkan. Anak-anak diajak menari mengikuti gerak dan lagu “Belajar Tepuk Tangan” — suasana pun langsung cair, dipenuhi tawa dan energi positif.
Memasuki sesi inti, para relawan membimbing ananda dalam dua kegiatan utama: membuat kolase dari plastik pembungkus makanan berbentuk gambar baju, serta mewarnai gambar 3 dimensi. Dalam aktivitas kolase, anak-anak diajak berimajinasi dan belajar memanfaatkan barang bekas menjadi karya indah yang memiliki nilai seni dan lingkungan. Sementara pada kegiatan mewarnai 3D, mereka berlatih motorik halus dan kreativitas dengan menggunting dan menempel hasil warnanya hingga tampak timbul seperti karya seni nyata.
Tak hanya berhenti di sana, kegiatan ditutup kembali dengan ice breaking penuh tawa lewat lagu dan gerak “Aram-Pampam” yang membuat seluruh peserta kembali bersemangat. Sorak gembira, tawa tulus, dan pelukan hangat menjadi penutup manis pertemuan kali ini.
Pertemuan ke-5 ini bukan hanya tentang membuat karya, melainkan juga tentang merangkai kebahagiaan, memperkuat empati, dan menumbuhkan semangat berbagi tanpa batas.