Detail Berita

Foto

Semarak Hardiknas 2026 SD IT Annida Sokaraja: Dari Mimpi ke Aksi, Menjadi Generasi Beradab dan Berprestasi 🌟

Sokaraja - Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti halaman SD IT Annida Sokaraja pada Selasa, 5 Mei 2026. Sejak pagi hari pukul 07.10 WIB hingga menjelang siang pukul 11.00 WIB, seluruh peserta didik, guru, dan civitas sekolah larut dalam kemeriahan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa untuk mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara sekaligus menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, serta cinta tanah air dalam diri setiap ananda.

Peringatan Hardiknas tahun ini terasa berbeda dan lebih berwarna. Seluruh peserta didik tampil percaya diri mengenakan seragam profesi sesuai dengan cita-cita mereka di masa depan—mulai dari dokter, guru, polisi, hingga profesi inspiratif lainnya. Hal ini menjadi simbol bahwa pendidikan adalah jembatan utama untuk meraih impian.

Rangkaian kegiatan sebenarnya telah dimulai sejak Sabtu, 25 April hingga 2 Mei 2026. Berbagai lomba kreatif digelar sebagai bentuk implementasi nilai-nilai pendidikan. Untuk kelas 1–3, diadakan lomba video menyanyi lagu Jawa yang diunggah ke media sosial sekolah, sementara kelas 4–6 mengikuti lomba video kreatif tentang implementasi nilai-nilai pendidikan ala Ki Hadjar Dewantara. Kegiatan ini tidak hanya melatih keberanian dan kreativitas, tetapi juga membangun karakter serta pemahaman nilai luhur pendidikan.

Puncak acara pada Selasa pagi diawali dengan upacara bendera peringatan Hardiknas yang berlangsung khidmat. Bertindak sebagai pembina upacara, Ustadzah Rizqie Azizah Nuramanah, S.Pd.Gr. menyampaikan pesan yang begitu menyentuh bahwa pendidikan merupakan proses penting yang menjadi jembatan bagi setiap anak untuk menggapai cita-citanya. Pesan tersebut semakin menguatkan makna bahwa setiap langkah kecil dalam belajar adalah bagian dari perjalanan besar menuju masa depan.

Setelah upacara, suasana berubah menjadi lebih meriah dengan digelarnya lomba paduan suara “Rukun Sama Teman” yang diikuti oleh seluruh kelas dari kelas 1 hingga kelas 6. Penampilan setiap kelas begitu memukau—mulai dari kekompakan gerakan, harmoni vokal, hingga kreativitas kostum profesi yang dikenakan. Sorak sorai dan tepuk tangan terus mengiringi setiap penampilan, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat dan penuh semangat.

Memasuki sesi pengumuman, seluruh peserta didik menanti dengan penuh antusias. Berikut para juara yang berhasil menunjukkan prestasi terbaiknya:

Lomba Menyanyi Lagu Jawa:

Kelas 1: Jihan Nata Zhafira

Kelas 2: Garren Emilio Arief

Kelas 3: Naila Fathiyyaturahma

Lomba Video Kreatif Implementasi Nilai Pendidikan:

Kelas 4: Kenes Nararya Prabowo

Kelas 5: Kanaya Aifa Maritza

Kelas 6: M. Fadhil Rauf

Lomba Paduan Suara “Rukun Sama Teman”:

Juara 1: Kelas 6

Juara 2: Kelas 3

Juara 3: Kelas 5

Harapan 1: Kelas 2

Harapan 2: Kelas 1

Harapan 3: Kelas 4

Dalam sambutannya, Kepala SD IT Annida Sokaraja, Ustadz Yusuf Sabiq Zaenudin, S.Pd.I, menyampaikan bahwa pendidikan bukan hanya tentang kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan adab dan akhlak. Beliau mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan momen Hardiknas ini sebagai titik awal untuk lebih bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. “Ilmu tanpa adab akan kehilangan arah, dan adab tanpa ilmu akan kehilangan kekuatan. Maka keduanya harus berjalan beriringan dalam diri setiap muslim,” ungkap beliau dengan penuh makna.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ustadz Nailurrobikh, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan Hardiknas tahun ini dilakukan pada tanggal 5 Mei sebagai bentuk penyesuaian terhadap agenda yayasan dan kegiatan sekolah lainnya. Namun demikian, hal tersebut tidak mengurangi esensi dari peringatan ini. Beliau menegaskan bahwa semangat pendidikan tidak terikat oleh tanggal, melainkan oleh kesungguhan dalam menjalankannya. “Setiap hari adalah hari belajar, dan setiap kesempatan adalah ladang kebaikan,” tuturnya.

Ketua Panitia Hardiknas 2026, Ustadzah Intan Miftahur Rohmah, S.Pd.Gr., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi sarana untuk menanamkan nilai fastabiqul khairat—berlomba-lomba dalam kebaikan. “Semoga dari kegiatan ini lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter Islami, mencintai ilmu, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya penuh harap.

Kegiatan pun ditutup dengan penuh kebahagiaan, sebelum seluruh peserta didik kembali ke kelas untuk melanjutkan aktivitas belajar seperti biasa. Semangat yang terbangun dalam peringatan ini diharapkan terus hidup dan menjadi energi positif dalam perjalanan pendidikan mereka.

Tagline:
“Pendidikan adalah cahaya—menuntun langkah, menyalakan harapan, dan mengantarkan generasi menuju peradaban gemilang.” ✨